Scatter Pink

Scatter Hitam

rokokbet

BET4D

scatter hitam

SCATTER PINK

Kalahkan Ana/Tiwi, Ganda Putri Thailand Akhiri Penantian 8 Tahun Saat Hampir Dekati Akhir Karier

Pasangan ganda putri Thailand, Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai, mempersembahkan kemenangan di rumah sendiri setelah menang pada final Thailand Open 2024.

Kititharakul/Prajongjai menang dua gim langsung, dengan skor 21-14, 21-14 atas Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi (Indonesia) pada laga yang berlangsung di Nimibutr Stadium, Bangkok, Minggu (19/5/2024).

Kemanangan ini mengakhiri penantian delapan tahun ganda putri Thailand untuk menjadi juara setelah Puttita Supajirakul/Sapsiree Taerattanachai berjaya pada 2016.

“Ini adalah pencapaian yang telah kami impikan sejak lama,” kata Prajongjai yang berlinang air mata setelah pertandingan dilansir dari BWFBadminton.

“Selama bertahun-tahun Thailand tidak bisa merayakan pemenang ganda putri di rumahnya sendiri. Ini adalah pengalaman yang luar biasa.”

Kititharakul/Prajongjai sebelumnya sempat kalah pada tiga semifinal dan menjadi runner-up pada 2021. Kini, mereka nekat tak menyia-nyiakan peluang lagi.

“Kami harus menang. Kami lebih dekat ke akhir daripada awal karier kami, jadi Anda tidak pernah tahu apakah ini adalah kesempatan terakhir untuk melakukannya,” ucap Kititharakul.

“Jarang juga ada keluarga, saudara, dan orangtua yang menyemangati kami di lapangan.”

“Senang rasanya bisa menang di depan mereka. Kami akan mengingat kenangan indah ini selamanya.”

Sebelumnya, Katethong yang akan menuju Olimpiade Paris 2024 memberikan kejutan dengan mengalahkan unggulan teratas Han Yue (China) dalam dua gim langsung.

Tunggal putri peringkat ke-16 dunia itu mengalahkan unggulan ketiga, Gregoria Mariska Tunjung pada perempat final dan unggulan kedua, Wang Zhi Yi (China) pada empat besar.

“Saya senang memenangkan Super 500 pertama saya di stadion rumah kami. Saya sangat bahagia,” ucap pemain berusia 26 tahun itu setelah menang dengan skor 21-16 25-23.

“Pada turnamen ini, saya belajar untuk fokus. Saya harus menghilangkan rasa tidak sabar,” aku Katethong.

“Olimpiade akan menjadi pertandingan yang berbeda. Saya harus meningkatkan kekuatan mental saya.”

Namun, Thailand gagal merebut gelar ketiga setelah unggulan teratas ganda campuran, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai kalah 21-12 12-21 18-21 dari Guo Xin Wa/Chen Fang Hui (China).

Related Posts

Update Ranking BWF – Viktor Axelsen OTW Lengser, Indonesia Bisa Punya Raja Bulu Tangkis dengan 2 Syarat

Absennya Viktor Axelsen dari Indonesia Open 2024 membuka peluang bagi Merah Putih untuk memiliki tunggal putra nomor satu dunia lagi. Viktor Axelsen masih memuncaki peringkat 1 dunia dengan akumulasi 10 poin ranking terbaik…

Singapore Open 2024 – Jadi Runner-up, Fajar/Rian Siap Tebus Saat Tampil di Rumah Sendiri

Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, harus puas menjadi runner-up pada Singapore Open 2024. Bertanding di Singapore Indoor Stadium, ganda putra peringkat tujuh dunia itu harus mengakui keunggulan He Ji Ting/Ren Xiang…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You Missed

Sindiran Pedas Rexy Mainaky untuk Ganda Putra Pelapis Malaysia

Sindiran Pedas Rexy Mainaky untuk Ganda Putra Pelapis Malaysia

Kaohsiung Masters 2024 – Jesita/Putri Siap Habis-habisan Gempur Tuan Rumah pada Babak Final

Kaohsiung Masters 2024 – Jesita/Putri Siap Habis-habisan Gempur Tuan Rumah pada Babak Final

Rekap Hasil Kaohsiung Masters 2024 – Bertumbangan di Perempat Final, Indonesia Jaga Asa Juara dari 2 Sektor

Rekap Hasil Kaohsiung Masters 2024 – Bertumbangan di Perempat Final, Indonesia Jaga Asa Juara dari 2 Sektor

Hasil Kaohsiung Masters 2024 – 2 Gim Sengit, Alvi Wijaya Diadang Rival Sulit Jonatan Christie

Hasil Kaohsiung Masters 2024 – 2 Gim Sengit, Alvi Wijaya Diadang Rival Sulit Jonatan Christie

Jadwal Kaohsiung Masters 2024 – Alwi Farhan Tunggu Calon Lawan, Lanny/Rachel Debut

Jadwal Kaohsiung Masters 2024 – Alwi Farhan Tunggu Calon Lawan, Lanny/Rachel Debut

Juarai Australian Open 2024, Lee Zii Jia Mengaku Mentalnya Berubah Usai Kalahkan Suksesor Kento Momota

Juarai Australian Open 2024, Lee Zii Jia Mengaku Mentalnya Berubah Usai Kalahkan Suksesor Kento Momota